PELOPOR MERCHANDISE INOVATIF DI INDONESIA PELOPOR MERCHANDISE INOVATIF DI INDONESIA

Tak Sekadar Jualan Cilok,Guru SD Ini Menghidupkan Wisata Elsanda

Bagikan:
Tak Sekadar Jualan Cilok,Guru SD Ini Menghidupkan Wisata Elsanda

Dari UMKM ke Ikon Kuliner Wisata

Bandung (9/1/2026) Berawal dari hobi memasak di rumah, Teh Winda, seorang guru sekolah dasar, tak pernah menyangka bahwa cilok kuah racikannya kini menjadi salah satu ikon kuliner di kawasan wisata Elsanda, Arjasari, Banjaran, Kabupaten Bandung. Produk yang diberi nama Cilokba itu tumbuh perlahan dari usaha kecil berbasis pesanan hingga dikenal luas oleh para pengunjung wisata.

Dalam podcast UMKM Merdeka Rumah Komunitas, Teh Winda menceritakan bahwa Cilokba lahir dari keisengan. Awalnya ia hanya membuka pre-order melalui WhatsApp untuk lingkungan sekitar. Respons positif dari para pelanggan membuatnya semakin yakin untuk mengembangkan usaha tersebut. Cilok kuah buatannya hadir dengan beragam varian isi, seperti jando, keju, sosis, original, hingga pedas, yang disesuaikan dengan selera konsumen.

Sebelum pandemi Covid-19, Teh Winda sempat berjualan secara konvensional di kawasan Kota Bandung. Namun, berjualan kaki lima tidak selalu berjalan mulus. Faktor cuaca, terutama musim hujan, kerap menjadi kendala karena membuatnya tidak bisa berjualan. Kondisi tersebut mendorongnya beralih ke sistem penjualan daring melalui WhatsApp, yang dinilai lebih fleksibel dan minim risiko.

Selain sebagai pelaku UMKM, peran Teh Winda sebagai guru turut memengaruhi nilai yang diusung dalam usahanya. Ia mengaku memiliki kepedulian terhadap kebiasaan konsumsi anak didiknya. Kekhawatiran terhadap minuman kemasan dengan kadar gula yang tidak terukur mendorongnya untuk berinisiatif menyediakan alternatif berupa teh manis yang dibuat dengan takaran lebih terkontrol. Langkah ini dilakukannya sebagai bentuk edukasi dan perhatian terhadap pola konsumsi anak-anak.

Perjalanan Cilokba kemudian menemukan titik baru ketika produk ini hadir di kawasan wisata Elsanda, sebuah destinasi yang dikenal dengan panorama persawahan hijau dan suasana alam yang menenangkan. Kehadiran Cilokba melengkapi pengalaman wisata para pengunjung, yang kini bisa menikmati camilan hangat sambil memandang hamparan sawah.

Dengan harga cilok kuah Rp15.000 per porsi dan tiket masuk kawasan wisata sebesar Rp10.000, perpaduan antara kuliner dan wisata ini dinilai ramah di kantong. Cilokba pun perlahan dikenal sebagai salah satu ikon UMKM di Elsanda, menunjukkan bahwa usaha kecil yang berangkat dari hobi, kepedulian, dan ketekunan mampu tumbuh dan memberi nilai lebih bagi lingkungan sekitarnya.

Kisah Teh Winda menjadi gambaran bagaimana UMKM tidak hanya soal bertahan secara ekonomi, tetapi juga tentang kreativitas, adaptasi, dan kontribusi sosial yang berangkat dari hal-hal sederhana (Vick/9/1/2026).

Artikel Populer
Merchandise Terlaris
🎨Gratis custom untuk komunitas, perushaaan, organisasi, sekolah ataupun pribadi
Chat WA
Home Cari Login Keranjang WhatsApp Menu