* Warna yang tampil di layar dapat berbeda sekitar ±5% dari produk fisik.
Pentingnya Anak Muda Berkomunitas
Bandung, (9/1/2026). Berkomunitas sering kali identik dengan kumpul-kumpul dan seru-seruan. Tapi di Podcast “Manawi TADZ!” (Aya Mereun), obrolannya justru dibawa lebih dalam. Lewat episode bertajuk “Pentingnya Anak Muda Berkomunitas”, Ustadz Rosihan Fahmi mengajak Gilang dan Ghina dari Komunitas Teater Magrib untuk berbagi cerita tentang dinamika di balik sebuah komunitas.
Bukan hanya soal karya dan kebersamaan, mereka juga membahas konflik, keresahan, hingga pertanyaan-pertanyaan yang kerap muncul dalam perjalanan komunitas. Semua dibicarakan secara terbuka, tanpa saling menyalahkan.
“Di Podcast TADZ, komunitas tidak hanya berkumpul, tapi juga berani bercermin,” ujar Ustadz Rosihan Fahmi.
Menurut para narasumber, komunitas yang sehat bukanlah yang merasa paling benar, melainkan yang mau jujur dan belajar bersama. Dalam podcast ini, istilah “manawi TADZ!” dimaknai sebagai refleksi—bukan untuk mengadu, tetapi sebagai bentuk muhasabah.
Tiga hal menjadi bahan renungan bersama: apakah niat masih lurus, apakah cara masih sesuai adab, dan apakah perjuangan yang dijalani masih membawa manfaat. Pesan ini menjadi pengingat bahwa komunitas bukan sekadar ruang berkumpul, tetapi tempat bertumbuh secara nilai dan karakter (Vick/9/1/2026).