PELOPOR MERCHANDISE INOVATIF DI INDONESIA PELOPOR MERCHANDISE INOVATIF DI INDONESIA
6281222086355 Server: 2026-02-22 16:18:37

Dari Keresahan Hati Mama Yukie, Lahir “Ahlan Wa Sahlan Ramadhan” Karya Ustadz Aboe dalam Menyambut Bulan Suci

Bagikan:
Dari Keresahan Hati Mama Yukie, Lahir “Ahlan Wa Sahlan Ramadhan” Karya Ustadz Aboe dalam Menyambut Bulan Suci

Lahir “Ahlan Wa Sahlan Ramadhan”

Bandung (16/2/2026) Bagi seorang musisi, setiap datangnya bulan Ramadhan seharusnya membawa rasa syukur yang tak terhingga. Begitupun bagi Yukie Martawidjaja atau yang akrab disapa Mama Yukie (PAS Band). Penyambutan Ramadhan tahun lalu meninggalkan rasa "hambar" yang tidak bisa diabaikan.

Perasaan biasa-biasa saja itu justru menjadi awal mula lahirnya sebuah karya baru yang kini siap menghangatkan suasana menyambut bulan suci.

“Sebetulnya ada keresahan di hati saya. Tahun lalu, saya merasa sambutan Ramadhan biasa saja, kurang ada spark atau keceriaan yang mendalam. Di sanalah muncul keinginan kuat, saya ingin sekali menyambut Ramadhan tahun ini dengan lebih meriah, dengan suka cita yang benar-benar dari lubuk hati,” cerita Mama Yukie mengawali kisah di balik layar proyek terbarunya.

Sebagai seorang seniwan yang hidup di lingkungan musik, Mama Yukie tentu tahu bahwa musik adalah bahasa paling ampuh untuk menyalurkan emosi tersebut. Ia mendambakan sebuah lagu penyambut Ramadhan yang tidak sekadar lantunan nada, tapi juga memiliki doa dan harapan yang kuat. Sebuah karya yang bisa dirasakan oleh siapa saja, bukan hanya umat Muslim, tapi seluruh lapisan masyarakat.

Keinginan itu membawanya pada sebuah diskusi mendalam dengan sosok yang dikenal dekat dengan dunia seni dan dakwah, Ustadz Aboe Assalam Al Faruq. Dalam obrolan yang hangat penuh kekeluargaan itu, Mama Yukie menuangkan semua kerinduannya akan Ramadhan yang lebih bermakna.

Ia bercita-cita besar jika nanti lagu ini jadi, ia tidak ingin dinyanyikan sendirian. Mama Yukie membayangkan sebuah kolaborasi besar yang menyatukan berbagai elemen bangsa. “Saya berharap nanti lagu ini bisa dinyanyikan bersama oleh para musisi, seniman, budayawan, aparatur negara, hingga karyawan. Saya ingin semangat Ramadhan ini menjadi penyatu yang bisa dinyanyikan oleh semua kalangan,” ungkapnya dengan penuh harap.

Menangkap keinginan tulus dan visi inklusif dari Mama Yukie tersebut, Ustadz Aboe Assalam Al Faruq lalu meracik kata-kata menjadi sebuah syair yang indah. Hasil diskusi tersebut lahirlah lirik berjudul “Ahlan Wa Sahlan Ramadhan”.

Lirik karya Ustadz Aboe itu ternyata berhasil menyentuh benak Mama Yukie karena sarat akan makna penyambutan hangat bagi sang tamu agung. Bagi Mama Yukie, ini bukan sekadar proyek musik biasa, melainkan jawaban atas keresahan hatinya tahun lalu. Kini, melalui lagu ini, ia berharap rasa syukur dan suka cita menyambut Ramadhan tidak lagi biasa-biasa saja, melainkan menjadi sebuah perayaan iman yang dirasakan oleh seluruh elemen bangsa (Vick/16/02/2026).

 

 

Artikel Populer
Merchandise Terlaris
🎨Gratis custom untuk komunitas, perushaaan, organisasi, sekolah ataupun pribadi
Chat WA
Home Cari Login Keranjang WhatsApp Menu